Tanah di sini terlalu kering
Untuk dipakai
Juga Mentari terlalu panas
Melelehkan Harapan
Saya jadi berharap pada hujan
Membiarkan hujan turun
Basahi jiwa yang lelah
Namun saya keliru
Hujan pertama
Selama saya menginjakkan kaki
Di tanah Belitung ini
Di pagi yang buta itu
Datang bersama angin kencang
Bersama dingin yang tak tertahankan
Bersama sepi yang menyelimuti
Bersama gelegar yang menyambar
Bersama gelap yang mengendap
Menyeramkan!!!
Ya . . . Seperti itulah Harapan
Terkadang ia menghancurkan
Yang mengharapkan
No comments:
Post a Comment