Tuesday, August 7, 2018

Selat Nasik


Kemanapun mata memandang hanya laut
Juga beberapa pulau kecil yang berserakan
Dan pada apapun pendengaran dipusatkan
Hanya desing kapal
Dan hembus angin yang kudengar

Di barat sana mentari mulai tenggelam
Senja jingga mulai menyilaukan
Di atas sana kurasa bulan terlalu cepat
Menampakan wujudnya

Debur ombak yang menerjangi karang
Terdengar menyanyi memanggil-manggil

Buih dari baling-baling kapal
Menjadi pertanda jejak telah dilangkahkan
Membelok ke kiri memasuki pelabuhan
Terlihat beberapa kapal nelayan yang bersandar

Begitu mesin dimatikan
Yang terdengar hanya dengung margasatwa
Bersahut-sahutan bersama kedatangan ku

Aku merasa senang
Dapat menginjakan kaki di Selat Nasik ini
Dan debur ombak itu
Lebih indah dari sunyi yang kemarin

No comments:

Post a Comment

Oposisi Rasa

Di mana jejak kaki kucari Di sana langkah kau hentikan Saat rindu memuncak mendaki Sejumput asa masih saja kau campakan   Sementar...