Kemanapun mata memandang hanya laut
Juga beberapa pulau kecil yang berserakan
Dan pada apapun pendengaran dipusatkan
Hanya desing kapal
Dan hembus angin yang kudengar
Di barat sana mentari mulai tenggelam
Senja jingga mulai menyilaukan
Di atas sana kurasa bulan terlalu cepat
Menampakan wujudnya
Debur ombak yang menerjangi karang
Terdengar menyanyi memanggil-manggil
Buih dari baling-baling kapal
Menjadi pertanda jejak telah dilangkahkan
Membelok ke kiri memasuki pelabuhan
Terlihat beberapa kapal nelayan yang bersandar
Begitu mesin dimatikan
Yang terdengar hanya dengung margasatwa
Bersahut-sahutan bersama kedatangan ku
Aku merasa senang
Dapat menginjakan kaki di Selat Nasik ini
Dan debur ombak itu
Lebih indah dari sunyi yang kemarin
No comments:
Post a Comment