Rabu , 09 Juli 1997.
19 tahun yang lalu
Aku benci hari itu
Hari dimana aku dilahirkan
Di hari itu
Aku mempertaruhkan nyawa
Nyawa ibuku sendiri
Betapa teganya aku
Membiarkan ibu kesakitan
Bisa berbuat apa aku ?
Tak bisa
Tak ada yang bisa kulakukan
Menangis
Hanya menangis
Yah...
Hanya menangis yang aku bisa
Saat melihat ibu
Bertaruh nyawa
Hanya demi melihatku hidup
Memberi aku kehidupan
Kini aku beranjak dewasa
Namun aku
Masih lelaki dengan jiwa bocah
Yang coba dewasa
Dan
Lewat goresan tangan ini kukatakan
Terima kasih ibu
Untuk nyawa yang kau pertaruhkan
Hanya untuk melihatku hidup
Terima kasih ibu
Kau malaikat ku
Ibu
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Oposisi Rasa
Di mana jejak kaki kucari Di sana langkah kau hentikan Saat rindu memuncak mendaki Sejumput asa masih saja kau campakan Sementar...
-
Pada titik ini dalam hidupku, aku telah banyak mengalami kejadian, entah itu kejadian yang menyenangkan, menyedihkan, mengharukan atau b...
-
Hallo semua, bagi kalian yang sudah sering mebaca catatan saya atau mungkin ada dari kalian yang baru membaca catatan saya, kali ini saya ak...
-
Rindu itu Selalu tentang temu Tapi yang tak Kau tahu Rindu adalah Lebih dari itu Dan jika rindu Tak butuh kata Maka tindaka...

No comments:
Post a Comment