Tuesday, April 4, 2017

Catatan malamku

Larut
Pada malam panjang
Fikirku pun melayang
Terbayang tentang hidup

Sunyi
Malam begitu sepi
Mata ku terasa lelah
Tak dapat terpejamkan

Dingin
Angin begitu menusuk
Seperti kabarkan luka
Pada jiwa yang lemah

Gelap
Seakan terus menyapa
Pada hati penuh luka
Pada hati penuh duka

Resah
Ku rasakan gelisah
Pada kedalaman hati
Entah kapan kan terhenti

Rindu
Ku rasakan rindu
Akan rasa bahagia
Yang lama tak ku rasa

Hey malam
kapan akan berakhir
Derita ini tentang hidup ini

Hey malam
kapan akan terukir
Rasa bahagia pada hidup ini

Hey malam
kabarkan pada tuhan
Aku bosan dengan derita ini

Hey malam
sampaikan pada tuhan
Catatan ku pada malam ini

Malaikat hidupku (Ibu)

Rabu , 09 Juli 1997.
19 tahun yang lalu
Aku benci hari itu
Hari dimana aku dilahirkan

Di hari itu
Aku mempertaruhkan nyawa
Nyawa ibuku sendiri
Betapa teganya aku

Membiarkan ibu kesakitan
Bisa berbuat apa aku ?
Tak bisa
Tak ada yang bisa kulakukan

Menangis
Hanya menangis
Yah...
Hanya menangis yang aku bisa

Saat melihat ibu
Bertaruh nyawa
Hanya demi melihatku hidup
Memberi aku kehidupan

Kini aku beranjak dewasa
Namun aku
Masih lelaki dengan jiwa bocah
Yang coba dewasa

Dan
Lewat goresan tangan ini kukatakan
Terima kasih ibu
Untuk nyawa yang kau pertaruhkan

Hanya untuk melihatku hidup
Terima kasih ibu
Kau malaikat ku
Ibu

Oposisi Rasa

Di mana jejak kaki kucari Di sana langkah kau hentikan Saat rindu memuncak mendaki Sejumput asa masih saja kau campakan   Sementar...