Thursday, December 2, 2021

Oposisi Rasa

Di mana jejak kaki kucari

Di sana langkah kau hentikan

Saat rindu memuncak mendaki

Sejumput asa masih saja kau campakan

 

Sementara aku tetap mencintaimu tanpa berpikir

Sedang kau terus saja membuang rasa yang tercipta

Sementara aku begitu menggebu dalam logika yang fakir

Di ruang gemerlap kau padamkan api membara

 

Di belakangmu aku duduk bersila

Di pulau terasing aku terkatung-katung

Sedang kau begitu gembira tertawa-tawa

Kau memang beruntung

 

Sudah ribuan perang kujalani

Namun, harus berapa kali lagi aku mati?

Wednesday, November 3, 2021

Dia log (pola pikir)

 Saya takut jika terlalu dekat dengan orang lain

Takut membuat mereka kecewa

Begini saja kamu sudah berpikiran negatif

Coba kamu ubah pemikiran itu

Jadi seperti ini "saya punya banyak teman baru nih di Sasindo, bagaimana caranya ya, agar saya bisa terus berteman dengan mereka"

Nah, dengan begitu apa yang akan kamu lakukan nanti tidak mengarah pada hal-hal negatif

Coba ubah pola pikirnya

Coba cari sudut pandang lain

Kenapa kamu baik pada saya

Saya bingung, kenapa anak-anak Sasindo baik pada saya

Coba ubah lagi pemikiran ini

Jadi seperti ini "anak-anak Sasindo memperlakukan saya dengan baik, saya juga harus berbuat baik kepada mereka"

Hhmmm, jika saya tidak bisa membalas kebaikan mereka bagaimana?

Coba ubah lagi pemikiran ini

Jadi seperti ini "mungkin saya tidak bisa membalas semua kebaikan mereka, tapi saya ingin tetap berbuat baik untuk mereka"



Bogor, 30 Oktober 2021

Oposisi Rasa

Di mana jejak kaki kucari Di sana langkah kau hentikan Saat rindu memuncak mendaki Sejumput asa masih saja kau campakan   Sementar...